Manfaat dan Kegunaan CCTV

Keamanan saat ini menjadi hal yang sangat penting buat setiap orang dan sudah banyak kejadian-kejadian gangguan keamanan yang tidak diinginkan terjadi di hotel-hotel, gedung-gedung tinggi perkantoran, ruko, pabrik, gudang, klinik/RS bersalin, bahkan terjadi perampokan di dalam lift di RS di Jakarta baru-baru ini.

Selain untuk keperluan perusahaan atau tempat-tempat umum, bahkan saat ini penggunaan CCTV sudah sampai ke rumah2 pribadi untuk memantau anak di rumah bersama pembantu (baby sitter) yang ditinggal orang tuanya bekerja. Sehingga orang tua bisa memantau suasana rumah dari internet di kantornya.

Teknologi CCTV saat ini sudah maju, anda bisa pantau obyek-obyek yang diinginkan melalui internet, bahkan ketika sedang berada di luar negeri pun.
Untuk itu sudah saatnya momentum peristiwa penting disimpan melalui CCTV sebagai bahan dokumentasi jika diperlukan di masa yang akan datang.

CCTV selain berfungsi untuk keamanan, juga bisa digunakan sebagai alat kontrol, saat ini banyak perusahaan-perusahaan memasang CCTV di kantornya, terutama di area kerja karyawannya, gudang, resepsionis, dan tempat-tempat strategis lainnya.

Dengan adanya CCTV terpasang, pihak manajemen bisa mamantau suasana kantor dan memantau karyawannya di area kerja, bahkan ketika sedang berada di luar kota atau di luar negeri pun bisa dipantau melalui notebook/internet.

Terminal gunakan CCTV untuk menekan kejahatan

Dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Jember melalui UPT Terminal Tawang Alun terus melakukan penertiban terhadap bis antar kota yang selama ini kedapatan  menurunkan penumpang di dalam terminal, tak hanya itu saja, UPT Terminal Tawan Alun juga akan melakukan langkah antisipatif terhadap aksi kejahatan di wilayah terminal. Hal ini diakui berdampak pada menurunnya pendapatan dari restribusi peron penumpang karena banyak penumpang yang turun di luar terminal. Dari data yang ada di Terminal Tawang Alun menunjukan jumlah penumpang dalam perharinya hanya 1400 orang. Untuk itu, pihak terminal Tawang Alun pun mulai memasang kamera Closed Circuit Televison (CCTV) sebanyak 17 titik di lokasi-lokasi strategis, seperti pintu masuk Bus, pintu masuk penumpang (depan peron), tempat penurunan penumpang, tempat parkir, dan lain sebagainya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gatot Triyono, Amd.LLAJ.ST  Kepala UPT Terminal Tawang Alun Jember saat ditemui di kantornya, menurutnya pemasangan CCTV ini sengaja dilakukan, guna melakukan pemantauan secara intensif sehingga diharapkan tidak ada lagi bis antar kota yang menurunkan penumpang di luar terminal. Diakui oleh Gatot sejak dilakukan penertiban tersebut banyak bis antar kota di Terminal Tawang Alun yang sudah mulai mengikuti aturan dengan menurunkan penumpang di pintu penurunan penumpang, sehingga setiap calon penumpang yang akan menggunakan jasa transpotasi bis antar kota diharuskan untuk membeli tiket peron masuk Terminal Tawang Alun yang besarnya Rp. 200 per orang. Disamping itu, lanjutnya, pemasangan CCTV ini pun juga untuk melakukan pemantauan tindak aksi kejahatan yang kerap terjadi di terminal Tawang Alun.

“pemasangan CCTV  saat ini memiliki hanya di 17 titik lokasi yang kita anggap strategis, dimana akan kita pantau selama 24 jam non stop. Gunanya, untuk memantau ketertiban bus yang malakukan naik turun penumpang serta memantau aksi-aksi kejahatan”, jelasnya
Gatot juga menjelaskan dengan adanya pemasangan CCTV ini, sangat menguntungkan sekali, dimana aksi-aksi kejahatan di terminal telah banya di tangani dan cenderung terjadi penurunan. Tak hanya itu saja, Gatot mengungkapkan bahwa dengan CCTV para petugasnya bias langsung melakukan peneguran dari pengeras suara (microphone) kepada Bus-bus nakal yang sering kali menurunkan dan menaikkan penumpang tidak sesuai aturan.

Kedepan, lanjutnya, Terminal Tawang Alun juga akan memasang CCTV  yang lebih banyak dari 17 titik saat ini untuk mengoptimalkan upaya-upaya terminal Tawang Alun memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna angkutan. Di singgung mengenai pedagang kaki lima (PKL), Gatot juga menjelaskan bahwa dirinya juga akan berencana untuk melakukan relokasi PKL ke tempat yang lebih respentatif, bukan di tempat tunggu.(mc_humas/bds)

CCTV Dipasang, Tawuran Pun Berkurang

Liputan6.com, Jakarta: Tawuran antarwarga di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat, kerap kali terulang. Untuk mengatasinya, polisi memasang kamera pengintai alias CCTV. Apakah langkah ini efektif?

Dua pekan sejak dipasang hingga hari ini, Senin (13/6), frekuensi tawuran di Johar Baru berkurang drastis. Warga merasa diawasi dan takut terekam kamera. Situasi di kawasan konflik itu pun lambat laun mulai kondusif.

Petugas keamanan yang kerap berpatroli 24 jam di Johar Baru kini sudah tak terlihat lagi. Warga berharap tawuran yang kerap menelan korban jiwa terhenti selamanya. (WIL/Vin)

Warnet dibobol, aksi pelaku terekam CCTV

Grobogan (Solopos.com) – Warung Internet (Warnet) Lembu Karya (LK) milik adik Wakil Bupati Grobogan di Ruko Nusa Permata depan SMA Negeri 1 Purwodadi Jalan R Suprapto, Kamis (12/5) dini hari dibobol maling.

Meski tidak mengambil barang berharga di Warnet tersebut, kedua pencuri yang memasuki Warnet milik Uding Sancoko, adik Wabup Icek Baskoro SH ini sempat tertangkap kamera CCTV. Hasil rekaman dan foto pelaku kini sudah diserahkan ke Polres Grobogan.

“Dengan melihat hasil rekaman, pelaku yang wajahnya jelas terlihat di kamera CCTV, memasuki Warnet Kamis (12/5), sekitar pukul 03.50 WIB. Keduanya tidak mengambil barang apa pun namun hanya merusak peralatan komputer,” terang Uding.

Dijelaskan Uding, kedua pelaku memasuki Warnet dengan cara menjebol kunci gembok yang dipasang di pintu teralis. Kedua pelaku hanya sekitar dua menit di dalam Warnet dan keluar lagi setelah merusak kabel.

“Sesuai rekaman, ciri-ciri pelaku, satu orang yang tingginya sekitar 170 cm memakai topi laken, baju hitam lengan panjang dan membawa alat pemotong kabel, sedang satunya yang di depannya berambut cepak mengenakan jaket hitam,” ungkap Uding.

Kejadian ini memang baru kali pertama, karena selama ini tambahnya, Warnet miliknya buka selama 24 jam. Kebetulan sejak Minggu (8/5) Warnet hanya bukan hingga pukul 24.00 WIB.\
Kapolres Grobogan AKBP Y Ragil Heru Susatyo SIK MHum melalui Kasatreskrim AKP I Nyoman Widiana SH mengatakan, polisi telah menerima laporan dan gambar pelaku dari rekaman CCTV.

“Sedang kita identifikasi kedua pelaku tersebut. Kita tetap patroli setiap malam, pemilik usaha kita harapkan waspada dan melakukan pengamanan salah satunya dengan memasang kamera CCTV,” tegas Kasatreskrim.

rif

Aksi Kawanan Pencuri Uang Nasabah Bank Terekam Kamera CCTV

Beritakendari.com-Kolaka-Jumat (6/5/2011) Aksi pencurian uang milik nasabah bank yang dilakukan oleh sekelompok pria dihalaman parkir Bank Mandiri Cabang Kolaka, Sulawesi Tenggara, terekam jelas kamera CCTV.

Ironisnya, walau aksi para pelaku terjadi dihadapan petugas keamanan, namun petugas tidak bertindak apapun dan seolah membiarkan saat para pelaku merusak kendaraan korban dan membawa kabur uang senilai Rp. 30 juta lebih yang tersimpan didalam jok motor.

Dalam rekaman kamera CCTV dgambarkan, terlihat jelas para pelaku yang berjumlah empat orang melakukan aksinya dengan membuka paksa kunci sadel motor milik korban dengan menggunakan kunci T dan hanya berselang beberapa saat uang sinilai Rp. 30 juta lebih yang berada dibawa jok motor telah raib di gondol para pelaku.

Menurut korban, Anang, uang tersebut rencananya akan di setorkan ke Bank Mandiri namun ketika sampai di Bank Mandiri korban melihat antrian panjang. Korban pun berpindah ke Bank BRI Kolaka untuk melakukan setoran yang lain.

Karena tidak curiga, uang yang akan di setorkan ke Bank Mandiri ditinggalkan didalam jok motor. “fakir saya aman karena dihalaman bank ada petugas keamanan,”ujar Anang.

Kasus ini pun kini telah ditangani jajaran Polres Kolaka. Selain memburu para pelaku yang kini telah diketahui identitasnya, polisi juga akan segera memeriksa petugas keamanan bank yang terekam dalam camera CCTV tersebut. [Ab]